Hari ini biasa sekali, bahkan jika ditanya dan aku jawab yang sebenar-benarnya, aku juga bingung akan tuliskan apa, tapi sore nanti, dirimu lewat, dan selalu begitu seperti setiap jumat, sore, sekitar 4.30, maka terimakasih kamu yang nanti lewat di depan, sedikit, itu memperbaiki rasa hati, sedikit, itu mengisi kekosongan, juga aku berterimakasih kepada waktu sore, dan kepada yang menciptakan waktu sore, menyenangkan memperhatikanmu, kamu dan sore, sayangnya, aku takut, dan selalu takut, 4 tahun mengenalimu secara sepihak, perkembangan terbaik adalah ketika kamu menatap dan aku tidak berpaling, itu hanya beberapa detik, detik-detik terbaik, detik-detik yang indah, dan kembali ke hari ini, hari ini biasa, cuma, nanti, ketika sore tiba, hari ini bisa jadi spesial, terimakasih kamu yang kerap kali lewat.