Ideku mengenai akan menjadi apa aku besok melalui banyak perubahan, dari yang memang masuk akal, sampai yang baru saja kusadari bahwa itu konyol.
Sekarang ini, aku hanya ingin serius kepada hal-hal yang memang saat ini aku sedang dipersiapkan untuk itu, jangan terlalu serius ke hal lain, fokus ke sini, ke tempat mengapa aku disini.
Dan nanti, pada ujungnya aku ingin menjadi pelajar seperti fakhri faizul haq, sambil menulis selayaknya wina harati, agar tipe2 Felix siauw, Habiburrahman, Asma Nadia, terkumpul dalam karakterku.
Semoga saja, dan yang pasti, aku tidak ingin hanya berdiam di indonesia, aku ingin buku-buku yang kutulis nanti dibedah hingga manca negara, aku ingin menjadi pembicara dari masjid kota di Jogjakarta hingga Vienna Austria.
Seperti Gita Savitri, Vlog di eropa, Seperti juga Felix siauw yang menjadi guide di Istanbul. Aku menambakan diriku seperti itu nanti, dan aku yakin kalau aku akan jadi figur seperti yang ku inginkan itu.
Pintar-pintarlah mengetahui kemampuan, Asah, dan sertakan Allah dalam semua ini, seperti yang barusan kubaca dari buku kepemimpinan transformasional insantama(lupa judulnya), nafsiah sehari2 itu penting, dan sangat menentukan seperti apa kamu nanti.
Rayu kehendakNya dengan menunaikan HakNya. Jangan menyimpang dari syariat, tekankan apa yang disunnahkan, Insyaallah, apa yang kita harapkan sangat dapat tercapai. Sekian.
Solo, 8 maret, 2021| Sambil denger lagu Sesuatu Di Jogja, Spontan nulis, Upload, Blm sempet edit.
Komentar
Posting Komentar